DPRD Kukar Nilai Jabatan Plt Hambat Kinerja Pemerintahan
Gedung Kantor Bupati Kutai Kartanegara. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menilai banyaknya organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) menjadi salah satu kendala dalam mengoptimalkan kinerja pemerintahan.
Ia meminta Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kukar agar segera menuntaskan pengisian jabatan definitif,
terutama pada OPD yang memiliki fungsi strategis.
Menurutnya, jabatan Plt
seharusnya hanya bersifat sementara. Pengisian pejabat definitif dinilai
penting agar setiap kepala OPD memiliki kewenangan penuh dalam mengambil
keputusan dan bertanggung jawab terhadap pencapaian kinerja instansi yang
dipimpinnya.
"Daerah ini tidak
akan bisa berjalan dengan baik apabila organisasi perangkat daerah masih
dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Kita meminta agar secepatnya dilakukan
pengisian jabatan definitif. Tidak boleh lagi ada rangkap jabatan ataupun
jabatan yang terus diisi oleh Plt," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD
Kukar, Tenggarong pada Selasa (14/7/2026).
Ia menegaskan, salah satu
jabatan yang perlu diprioritaskan adalah Inspektur.
Menurutnya, Inspektorat
memiliki peran penting dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan
sesuai aturan, termasuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil pemeriksaan
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Inspektorat ini
sangat strategis dalam melakukan evaluasi, pengawasan, dan perbaikan sesuai
dengan temuan-temuan BPK. Kalau masih dirangkap oleh Sekretaris Daerah, tentu
tidak akan optimal karena beliau memegang dua tugas sekaligus," ucapnya.
Menanggapi dorongan DPRD
tersebut, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memastikan proses pengisian jabatan
definitif di lingkungan Pemkab Kukar saat ini tengah berjalan.
Ia mengatakan pemerintah
daerah sengaja tidak terburu-buru karena ingin memastikan seluruh tahapan
pengisian jabatan dilakukan melalui sistem manajemen talenta sesuai ketentuan
yang berlaku.
"Sekarang sedang
berproses. Karena kenapa kita kemarin agak lama banyak Plt ini? Karena kita
memfinalkan terkait dengan manajemen talenta. Sekarang seluruh proses ini kita
lakukan dengan manajemen talenta. Tahapan-tahapan sudah kita lakukan,"
ujarnya saat ditemui Pendopo Odah Etam, Tenggarong pada Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, seluruh
proses administrasi kini tinggal menunggu verifikasi teknis dari Badan
Kepegawaian Negara (BKN).
"Sekarang kita sudah
meminta verifikasi dengan BKN. Nanti ketika vertek dari BKN sudah keluar,
segera kita lantik. Semua sedang berproses," tuturnya.
Saat ditanya mengenai
target waktu pengisian jabatan tersebut, Aulia mengungkapkan pelantikan
kemungkinan sudah dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Bisa jadi minggu
depan sudah ada pelantikan," pungkasnya. (kriz)